CatatanRevolusi - Bremen, salah satu kota multi-kultur di Jerman, kota yang salah satu penduduknya menjadi tawanan perang gelombang pertama di Guantanamo**, kota di mana terdapat masjid terbesar di utara Jerman.

*** Suatu hari di masjid Al-Fatih, Bremen. Beberapa pemuda muslim sedang bercengkrama membicarakan tema terbaru saat itu, yaitu Freiheit atau kebebasan dan Islam. Para pemuda muslim yang berasal dari pelbagai negara itu mengutarakan pendapatnya. "Saya lahir dan besar di Jerman dan di sini kami pelajari undang - undang kebebasan sejak SD. Kebebasan adalah, saya duduk di kursi ini dan saya bebas begerak kemana pun saya mau, ke depan, belakang, kiri, kanan. Tapi apakah juga suatu kebebasan, jika saya bergerak hingga menggeser saudara saya yang sedang duduk di kursinya, atau saya merebut kursi tempat ia duduk?" *** *Kebebasan ** Penjara untuk tawanan perang Amerika Al-Fatih Moschee

 

Darmstadt, 14 Februar Detik - detik menuju Prüfung… der_prabowo

Links: Al-Fatih Moschee (Masjid Al-Fatih Bremen)