Catatan BukuJuly 26, 2006 6:43 pm

Buku Alif

Prolog:
Mungkin tidak ada cara yang lebih baik untuk menyatakan eksistensi kita selain dengan menulis. Dengan menulis anda sekaligus berekspresi, berkomunikasi dan –yang paling penting- meninggalkan jejak keberadaan anda untuk masa yang tak terhingga. Wer liest, weiß. Wer schreibt, bleibt. Siapa yang membaca akan mengetahui, dan siapa yang menulis tidak akan mati. Lihatlah inskripsi-inskripsi kuno dalam Piramid, di dinding-dinding gua, atau pada batu-batu cadas peninggalan ribuan tahun silam. Juga naskah-naskah di atas daun lontar, papirus dan sebagainya. Para penulisnya telah lama tiada, namun apa yang mereka tulis seakan kekal abadi. "Demi huruf nun dan demi pena serta apa yang mereka goreskan," firman Allah dalam kitab suci al-Qur’an (Al Qalam 68:1). Tulisan memang mampu menembus sekat-sekat ruang dan waktu, melintasi sempadan geografis, etnis, bahkan agama. Seperti cerita-cerita yang ditulis Aesopos antara tahun 620 hingga tahun 560 sebelum Masehi, atau puisi-puisi Umru l-Qays, pujangga Arabia dari zaman pra-Islam yang termasyhur itu. Berkat tulisan para Sahabat pula kini kita dapat menyimak pernik-pernik kehidupan dan petuah Nabi Muhammad SAW yang telah wafat sejak seribu lima ratus tahun silam. Tulisan tidak hanya merekam dan menyimpan. Ia juga mengajar dan mempengaruhi. Mengajak dan membujuk. Bersuara dan berbicara.
Baca selengkapnya

Catatan BukuMarch 27, 2006 4:00 pm
Seringkali kita kesulitan atau malu-malu untuk belajar bahasa asing. Padahal sebetulnya kita harus "tidak tau malu" dalam urusan yang satu ini. Dalam buku ini memuat pengalaman-pegalaman menarik, yang juga lucu tentang mereka yang sedang belajar bahasa asing. Silahkan dapatkan buku ini segera di toko buku terdekat. Judul: Cuap-cuap bahasa Asing, Siapa takut?! Penulis: Dina Mardiana (FLP Depok)